Bertepatan dengan moment hari pendidikan nasional, sebuah komunitas lintas Profesi “Sahabat KITA” menuju desa Sali Sali dengan tujuan yang mulia, yaitu bisa berdampak bagi masyarakat desa Sali Sali, sebagai relawan tentu ini menjadi bentuk pengabdian dan harapan besar untuk masyarakat desa Sali Sali khsusnya untuk para guru-guru agar kemudian semangatnya tetap menyala dan tak pernah padam dalam mendidik putra putri desa Sali Sali demi masa depan yang gemilang. Dan menjadi catatan refleksi untuk kita semua terutama para guru-guru agar terus bertumbuh, berinovasi, dan memberikan makna dalam setiap proses belajar.
Guru Kreatif, Pendidikan Bermakna
Melalui Program Bintang Goes To
Sali Sali, menjadi Alarm untuk kita bahwa pendidikan sejati tidak selalu hadir
dari fasilitas yang sempurna, melainkan dari hati yang tulus dan fikiran yang
kreatif, dan inovatif. Kelas kreatif
Tuk Sang Guru yang kita hadirkan ini adalah ruang bersama untuk saling
belajar, berbagi ide, dan mengembangkan metode pembelajaran yang lebih hidup,
menyenangkan, serta relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Dalam kelas kreatif ini, guru
diajak untuk keluar dari pola pembelajaran yang konvensional menuju pendekatan
yang lebih interaktif dan menyenangkan, hal ini selaras dengan penyampain
materi dari ke tiga Narasumber kita yaitu kaka Sirajuddin,kaka Khodijah, dan
kaka Ani. Dikelas ini guru guru diajak untuk mendemonstrasikan penggunaan AI
untuk memudahkan bapak dan ibu guru dalam proses belajar mengajar, dan juga
materi terkait kekerasan seksual terhadap anak disekolah, tentu materi ini
sangat penting sebab kekerasan seksual sering kali terjadi di rung belajar dan
ini tentu menjadi pengingat bagi kita semua sebagai tenaga pendidik agar selalu
menghadirkan ruang yang aman untuk murid- murid disekolah, tak hanya itu guru
guru juga diajak untuk menyusun kata demi kata senghingga menjadi sebuah karya
yang indah tuk didengarkan yaitu puisi yang bertemakan hari pendidikan nasional.
Menjadi Guru Inspiratif
Melalui Kelas Kreatif
Dikelas kreatif ini yang dihadiri
16 Guru, juga menjadi wadah berbagi
pengalaman antar guru maupun kaka-kaka Bintang yang menjadi Narasumber, Ikut
terharu dikalah mereka berbagi kisah perjuangannya menapaki lembah, gunung demi
gunung hanya untuk mencerdaskan bangsa. Dimalam pentas seni terlihat betul
bagaimana semangat para bapak ibu guru menampilkan semaksimal mungkin karyanya
hal ini menjadi contoh nyata untuk murid muridnya yang juga turut dalam
menampilkan tarian tariannya. Semangat
kreatif sang guru menjadi gambaran bahwa menjadi tenaga pendidik di daerah
polosok pun tidak menjadi halangan untuk terus berkarya.
Sebagai relawan sekaligus warga
lokal desa Sali Sali saya sangat bangga dan bersyukur atas kehadiran sahabat
bintang. Kelas kreatif untuk guru adalah langkah kecil dengan dampak besar,
karena dari guru yang terus belajar dan berinovasi, akan lahir generasi yang
cerdas, berkarakter dan siap menghadapi masa depan gemilang.